Kamis, 23 Agustus 2012

Tips Long Exposure Photography & Filter Kamera dll.


Memahami Long Exposure Photography



Ada beberapa gaya dan teknik dalam fotografi dan salah satu di antaranya adalah Long Exposure Photography (fotografi dengan exposure yang lama) yang merupakan salah satu cara paling keren mengambil gambar. Dengan teknik ini kita mungkin mendapatkan gambar yang menakjubkan dari kembang api, aliran air atau lalu lintas jalan.
Teknik ini melibatkan exposure yang lama yang menghasilkan efek seperti siluet transparan.
Apa itu Long Exposure Photography (LEP)?
LEP mengacu pada shutter speed yang lama. Shutter speed yang lama merupakan teknik khusus untuk mengambil foto dengan membuka shutter kamera untuk waktu yang lama. Hal ini memungkinkan lebih banyak cahaya memasuki kamera sampai shutter tertutup. Secara teknis, kamera membaca lebih banyak data dari subyek, mengumpulkan detail-detail, dan menciptakan efek yang luar biasa.
LEP sering digunakan pada malam hari, ketika tidak ada banyak pencahayaan alami. Namun, teknik ini juga dapat digunakan pada siang hari untuk memberikan efek lembut seperti air yang mengalir atau awan yang bergerak.
Teknik yang terlibat dalam LEP adalah menggunakan pemandangan yang di dalamnya terdapat dua obyek, satu diam dan lainnya bergerak. Misalnya jalan raya. Ada kendaraan yang bergerak dan benda yang tidak bergerak seperti pohon dan bangunan. Ketika shutter terbuka untuk jangka waktu yang lama, efek seperti jejak cahaya kendaraan akan diciptakan.
Memahami Long Exposure Photography
Jejak kendaraan di malam hari
Berikut ini beberapa fitur dan alat yang diperlukan untuk LEP:
Shutter Speed
Untuk mengambil foto LEP, kamera membutuhkan shutter speed yang lebih lama, hingga beberapa menit atau bahkan satu jam.
Mode Manual
Saat mengambil foto LEP, pastikan untuk menggunakan mode Manual (M). Dengan begitu, kita akan memiliki kontrol penuh atas pengaturan di kamera – seperti aperture dan shutter speed. Jika menggunakan mode Auto (A) atau Program (P), kemungkinan gambar yang dihasilkan agak gelap.
Tripod
Tripod sangat penting dalam LEP. Ada kemungkinan kamera goyang saat pengambilan foto. Ketika shutter dibiarkan terbuka untuk waktu yang lama, kita harus memastikan bahwa kamera tidak goyang, jika tidak kita akan kehilangan kualitas foto sehingga menjadi blur.
Jika tidak memiliki tripod, maka dapat menempatkan kamera pada permukaan yang datar dan pastikan bahwa tempat tersebut tidak goyang.
Remote Control
Aksesori lain yang mungkin dibutuhkan adalah sebuah remote control. Kita dapat mengontrol kamera dari jarak jauh untuk menghindari penekanan tombol shutter untuk mengambil foto. Namun, hal ini tidak diperlukan jika kita cukup hati-hati saat menekan tombol shutter.

================================================================================



Filter Kamera


Dalam fotografi, filter adalah aksesoris kamera yang berupa lapisan kaca, gelatin, atau bahan lain yang digunakan untuk memodifikasi spektrum cahaya. Filter memungkinkan fotografer untuk memodifikasi foto yang dihasilkan. Kadang-kadang fotografer memakainya hanya untuk membuat sedikit perubahan pada foto; tapi ada saat di mana foto tidak dapat dihasilkan tanpa penggunaan filter.
Aspek negatif dari penggunaan filter adalah terjadinya kemungkinan kehilangan definisi gambar terutama jika menggunakan filter yang kotor atau tergores, dan diperlukan peningkatan exposure yang disebabkan oleh pengurangan cahaya yang ditransmisikan. Yang pertama dapat dihindari dengan pemeliharaan filter yang hati-hati, sedangkan yang kedua adalah masalah teknik, biasanya tidak akan menjadi masalah jika direncanakan dengan benar, tetapi dalam beberapa situasi penggunaan filter menjadi tidak praktis.
Filter dapat diklasifikasikan menurut penggunaannya:
Clear dan Ultra Violet
Filter clear (bening), benar-benar transparan, dan (idealnya) sama sekali tidak melakukan penyaringan cahaya yang masuk. Hanya digunakan untuk melindungi bagian depan lensa.
Filter UV juga untuk melindungi bagian depan lensa. Tapi selain itu bisa mencegah sinar ultra violet masuk ke sensor.
Color Correction (Koreksi Warna)
Penggunaan utama adalah untuk mengkompensasi efek dari pencahayaan yang memiliki temperatur warna yang tidak seimbang. Filter ini semakin jarang digunakan fotografi digital, karena masalah keseimbangan warna sering ditangani oleh perangkat lunak dalam proses pasca produksi, atau dengan pengaturan kamera ketika pengambilan gambar.
Color Subtraction (Pengurangan Warna)
Filter ini bekerja dengan menyerap warna tertentu dari cahaya, dan membiarkan warna lainnya. Kegunaannya adalah untuk menunjukkan warna-warna primer yang membentuk sebuah foto dan mungkin paling sering digunakan dalam industri percetakan untuk pemisahan warna, dan sekali lagi, penggunaannya juga berkurang seiring perkembangan teknologi digital yang semakin maju.
Contrast Enhancement (Peningkatan Kontras)
Filter ini umum digunakan dalam fotografi hitam putih untuk memanipulasi kontras. Sebagai contoh filter kuning akan meningkatkan kontras antara awan dan langit dengan membuat langit nampak lebih gelap. Filter oranye dan merah memiliki efek yang lebih kuat. Filter hijau tua juga menggelapkan langit, tapi membuat dedaunan terlihat lebih menonjol terhadap langit.
Polarizer
Sebuah filter polarisasi, digunakan baik dalam fotografi warna dan hitam putih. Digunakan untuk menyaring cahaya terpolarisasi yang tegak lurus terhadap sumbu filter. Filter ini memiliki tiga aplikasi dalam fotografi: mengurangi refleksi di beberapa permukaan, bisa menggelapkan langit, dan memberikan efek saturate pada gambar dengan menghilangkan refleksi yang tidak diinginkan.
Polarizer
Penggunaan filter polarizer untuk menghilangkan pantulan cahaya
Neutral Density
Sebuah filter neutral density (ND filter) adalah filter yang mengurangi semua warna dengan intensitas yang sama. Hal ini digunakan untuk memungkinkan shutter speed yang lebih lama (untuk menciptakan blur) atau aperture yang lebih besar dari yang dibutuhkan untuk exposure yang tepat dalam kondisi cahaya tertentu, tanpa mengubah keseimbangan tonal foto.
Neutral Density Filter
Demontrasi menggunakan ND filter
Variasinya, filter graduated neutral density (GND filter) adalah ND filter dengan pengurangan intensitas yang berbeda pada titik yang berbeda. Hal ini dapat digunakan, misalnya, untuk memotret pemandangan dengan bagian gelap dan terang, di mana jika tidak menggunakan filter ini maka tidak akan didapatkan detail bayangan atau highlight yang terlalu terang.
Cross Screen
Filter cross screen, juga dikenal sebagai filter star (bintang), menciptakan pola bintang, di mana garis cahaya memancar keluar dari benda-benda terang. Pola bintang dihasilkan oleh difraksi prisma yang tertanam pada filter.
Star Filter
Foto menggunakan filter star empat titik
Diffusion (Difusi)
Sebuah filter difusi (juga disebut filter pelembut) melembutkan subyek dan menghasilkan efek dreamy dan mengurangi kontras. Filter ini paling sering digunakan untuk potret.
Kedua efek tersebut dapat dihasilkan melalui perangkat lunak, namun hasilnya mungkin terlihat berbeda. Jika pada gambar yang memiliki kontras terlalu tinggi yang melampaui jangkauan dinamis dari sensor, proses pasca produksi tidak dapat mengkompensasi hal tersebut. Dalam kasus ini, wajib menggunakan filter difusi.

=================================================================================

Membuat Langit Nampak Lebih Biru


Saya punya sedikit trik keren untuk semua teman sesama Rebel. Jika kamu sedang mencari cara cepat untuk memperoleh pemandangan langit yang lebih biru dan awan yang lebih detail, maka tip ini adalah untuk kamu.
Canon Rebel (atau EOS 550D) menawarkan beberapa gaya gambar yang dapat disesuaikan dengan keinginan kamu. Pengaturannya dapat dilakukan dengan menekan tombol Picture Style (tanda panah).
Tombol Picture Style
Tombol Picture Style
Untuk mengedit gaya gambar sesuai dengan keinginan, kamu harus mengakses menu Setup.
  1. Cari opsi ‘Picture Style’ (halaman 91 pada manual Canon 550D)
  2. Pilih ‘Standard Picture Style’
  3. Tekan tombol ‘DISP.’
  4. Pilih ‘Contrast’ dan tekan ‘SET’
  5. Pindahkan panah ke kiri sehingga kamu memiliki kontras -4
Kontras dengan pilihan -4 adalah cara TERMUDAH dan TERCEPAT untuk mendapatkan langit yang lebih biru dan awan yang lebih detail.
Jika masih kurang, maka coba:
  • Gunakan gunakan filter circular polarizer yang akan memberikan kamu kendali atas jumlah saturasi di langit.
  • Gunakan RAW – format RAW ditujukan untuk pengguna tingkat lanjut, tetapi memungkinkan kamu untuk mengolah tingkat detail langit dengan perangkat lunak.
========================================================================

Tips Fotografi Saat Musim Hujan


Musim hujan dapat merusak motivasi untuk beraktivitas fotografi, tetapi hal tersebut seharusnya bukan berarti dapat merusak kamera dan kemampuan pengambilan foto.
Bahkan jika kamera yang digunakan tidak tahan air, masih ada cara yang dapat kita lakukan untuk mengambil gambar. Justru dengan demikian, kita dapat menghasilkan beberapa foto yang cantik.
Jika kita berada di tengah hujan, kita bisa memakai mantel untuk menjaga pakaian agar tidak basah. Dalam hal ini, kita juga bisa melindungi kamera menggunakan hoodie atau penutup kepala mantel tersebut. Setiap kali kita siap, keluarkan kamera dan lakukan pengambilan foto dengan cepat untuk mencegah kontak kamera dengan air hujan dalam jumlah yang berlebihan. Untuk hasil tercepat, gunakan mode Aperture Priority.
Pasang hoodie di atas kepala, dan bawa kamera sedekat mungkin dengan wajah saat mengambil foto. Hoodie akan bertindak sebagai pelindung kamera saat kita mengambil foto. Lensa akan sedikit menonjol, tetapi jangan khawatir lensa kita akan mampu menahan hujan sampai suatu titik tertentu.
Sebagai alternatif, apa yang dapat kita lakukan adalah melepas hoodie dan membungkuskannya pada kamera. Ini jelas berarti bahwa kita akan basah, tetapi lebih kita yang basah daripada harus mengganti kamera dengan yang baru :) .
Membungkus kamera dengan kantong plastik
Membungkus kamera dengan kantong plastik
Tentu saja, selalu ada cara lain untuk melindungi kamera dari hujan. Hal ini melibatkan penggunaan tas belanja plastik atau kantong freezer yang dilubangi agar sesuai dengan lensa yang digunakan. Cara ini memberikan lebih banyak perlindungan untuk kamera, tetapi dapat merepotkan dalam penggunaan.
Selain itu, jika tas kamera tidak memiliki penutup hujan, pertimbangkan untuk selalu menyimpan kantong plastik dalam saku. Sehingga jika kita terjebak dalam hujan yang lebih deras, kita dapat segera menyimpan tas kamera ke kantong plastik tersebut sambil segera mencari tempat untuk berteduh.
Selain dua cara tersebut, kita juga bisa mengambil foto dari tempat berteduh. Tempat tersebut dapat berupa tenda, teras, pohon yang rindang, payung, mobil, dll yang akan sangat membantu karena kita dapat lebih berkonsentrasi pada pengambilan foto.
Jangan terlalu cemas, kamera kita lebih kuat dari yang kita bayangkan. Kamera tidak akan rusak hanya karena terkena beberapa tetes hujan.
Cukup gunakan akal sehat dan meminimalkan eksposur kamera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar